Postingan

Tugas LKMMTD Bu Imamatul

Nama: Noer Aisyah Wiyantikasari Asal kelompok: 17 Plantaris Identifikasi masalah beserta cara mengatasinya: Stress karena tugas menumpuk Stress seringkali jadi suatu masalah bagi mahasiswa, termasuk saya, apalagi jika hal tersebut diakibatkan oleh tugas yang menumpuk. Setelah saya mencari tahu, st res sendiri adalah respons alami tubuh terhadap tuntutan atau ancaman. Dalam konteks kehidupan modern, khususnya bagi pelajar, tekanan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk seringkali menjadi pemicu utama stres. Fenomena ini ternyata dikenal dengan academic burnout atau kelelahan akademik, dan itu bukan sekadar perasaan lelah biasa, tapi kondisi serius yang dapat mengganggu kesehatan fisik maupun mental seseorang, mengurangi produktivitas, dan juga merusak kualitas hidup. Ketika seseorang dihadapkan pada daftar tugas yang seolah tak berujung, mulai dari laporan, esai, presentasi, hingga persiapan ujian, pikiran dan tubuh masuk ke mode pertahanan, yang sering kali justru melumpuhka...

Hasil resume PKKMB prodi

Gambar
RESUME MATERI I: Personal Branding      Personal branding => Proses membangun & mempromosikan citra diri yang unik & konsisten. Bisa dibangun mulai sejak kuliah (awal kuliah) karena berpengaruh saat melamar kerja, dan prosesnya nggak sebentar, bisa memakan waktu bertahun-tahun. Citra baru yang unik dapat peluang besar pada dunia kerja. Bisa dimulai dengan membuat portofolio. Tujuannya: Membedakan diri dari orang lain. Membangun reputasi yang baik Menarik Peluang profesional & bisnis Caranya: Menentukan tujuan & audiens Identifikası nilai unik Membuat online presence (optimalkan profil linkedin ) Mengembangkan jaringan Konsistensi autentisitas ( stay consistent & authentic ) Kesalahan yang harus dihindari: Tidak konsisten Terlalu fokus pada diri sendiri Tidak memanfaatkan teknologi RESUME MATERI II: Pengenalan Organisasi Profesi Pelajaran dari COVID-19: Hidup itu pendek Pekerjaanmu bukanlah jaminanmu Kesehatan adalah kekayaan sejati Selalu miliki ...

Hasil resume hari ke-2

Gambar
Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri  Hal yang tak bisa digantikan oleh AI: Kreativitas Rasa kemanusiaan Beberapa alasan kampus NU harus memimpin: Kemaslahatan: Teknologi untuk martabat manusia Pengarah arus: Mengawal etika, akses, dan dampak sosial Sebagai kompas bagi NU: Teknologi menguatkan akhlak, pelayanan, dan keadilan Prinsip dari 5A: Adab: Akhlak digital dalam bertanya dan berpikir Akses; Teknologi harus memudahkan, bukan meminggirkan Amanah data; Jaga data pribadi, meminimalkan PPI Akurasi; Verifikasi sumber, terutama dunia kesehatan Akuntabilitas; Catat di mana AI membantu dan batasnya Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi      Tak hanya sektor pembangunan yang terpengaruh oleh korupsi, tapi sektor kesehatan, pendidikan, dan transportasi.      Hal-hal yang diakibatkan oleh korupsi menurut United Nation Convention Against Corruption (UNCAC)  / UU No. 7 tahun 2006: Merusak proses demokrasi Meruntuhkan hukum Menurunkan k...

Hasil resume hari ke-1

Gambar
  Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati diri bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara      Etika, nilai, dan moral diibaratkan sebagai semen perekat yang penting untuk mempersatukan sebuah bangsa, karena tanpa integritas dan ketaatan pada etika, tidak akan ada dasar untuk kehidupan bersama yang baik. Bangsa yang tidak memiliki fondasi moral akan diwarnai oleh ketidakpercayaan dan konfik. Oleh karena itu, pembangunan suatu bangsa tidak hanya membutuhkan modal fnansial, tetapi juga modal integritas dan nilai yang dapat menciptakan rasa saling percaya. Di Indonesia, Pancasila menjadi landasan moral bersama yang memastikan kehidupan berbangsa tidak didominasi oleh mayoritas-minoritas, melainkan berdasarkan nilai-nilai yang disepakati bersama. Kemampuan para pendiri bangsa dalam merumuskan nilai-nilai ini merupakan suatu kejeniusan yang luar biasa. Penguatan literasi keuangan dan kesejahteraan mahasiswa      Warren Buffett, seorang investor dunia dengan k...

RESUME Unusa Ambil Sumpah 136 PPG Prajab

Gambar
       UNUSA Mengambil Sumpah 136 Mahasiswa PPG Prajab      Sebanyak 136 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gelombang 2 Tahun 2024 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) resmi diambil sumpah profesi sebagai calon guru dalam acara Yudisium dan Sumpah Profesi di Auditorium Kampus Unusa, Kamis (21/8). Unusa menjalankan dua program PPG, yaitu PPG Calon Guru (Pra Jabatan) untuk lulusan S1/D4 yang belum menjadi guru tetap, dan PPG Guru Tertentu (Dalam Jabatan) untuk guru aktif yang belum bersertifikat.      Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, menekankan pentingnya guru menghadapi tantangan teknologi digital dengan bijak, serta peran guru dalam membentuk karakter peserta didik di era kecerdasan buatan (AI). Ia mengingatkan bahwa AI tidak dapat menggantikan peran guru dalam inovasi, empati, dan pembangunan karakter, sehingga guru harus fokus tidak hanya pada transfer pengetahuan tet...